Tim Pengabdi Unud Gelar Sosialisasi Profil Kimia Air dan Mikroba Endemik Angseri untuk Dukung Wellness Tourism Berbasis Sains

`

ANGSERI, TABANAN, BALI. Indonesia, khususnya Bali, memiliki potensi sumber daya alam berupa sumber air panas bumi (hot spring) yang populer sebagai destinasi wisata. Namun, pemanfaatannya sejauh ini masih didominasi oleh aspek rekreasi konvensional. Padahal, kawasan ini menyimpan potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi kesehatan (wellness tourism) dan pariwisata berbasis keilmuan (scientific tourism).


Optimalisasi potensi tersebut selama ini terhambat oleh minimnya literasi data ilmiah mengenai profil kimia air dan kekayaan hayati mikroba endemik yang memiliki nilai tambah edukatif bagi pengunjung.


Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdi Program Udayana Mengabdi (PUM) 2026 Fakultas MIPA Universitas Udayana yang diketuai oleh Dr. I Nengah Wirajana menggelar kegiatan bertajuk “Sosialisasi Profil Kimia Air dan Potensi Mikroba Endemik Sumber Air Panas Angseri dalam Mendukung Wellness Tourism di Desa Angseri” di kawasan Wisata Alam Angseri, Desa Angseri, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Sabtu (12/9/2026).


Kegiatan ini bertujuan mendiseminasikan hasil riset geokimia serta potensi bioteknologi mikroba termofilik Angseri sebagai instrumen penguatan citra destinasi berbasis bukti ilmiah (evidence-based tourism).


Dalam pelaksanaannya, tim akademisi membagikan brosur edukatif dan berinteraksi langsung dengan wisatawan domestik maupun mancanegara yang sedang berkunjung untuk memberikan penjelasan mengenai potensi geokimia dan mikroba kawasan. Brosur tersebut dilengkapi dengan kode QR yang dapat dipindai langsung untuk mengakses artikel review komprehensif mengenai potensi hot spring, publikasi riset di jurnal internasional bereputasi, serta entri data  Angseri Hot Spring Metagenome yang terdaftar secara resmi di basis data internasional European Nucleotide Archive (ENA).


Fasilitas kode QR ini nantinya juga akan disematkan pada papan informasi interaktif permanen di kawasan wisata. Data pada portal digital tersebut bersifat dinamis dan akan terus diperbarui secara berkala seiring berjalannya riset-riset lanjutan oleh tim peneliti Universitas Udayana.


Selain itu, program ini dirancang selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Integrasi riset ke dalam pengelolaan pariwisata ini berkontribusi pada SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan) melalui pemanfaatan air panas untuk kesehatan holistik, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui peningkatkan nilai tambah ekonomi lokal berbasis sains, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui edukasi pencegahan kontaminasi antropogenik demi menjaga keaslian ekosistem mikroba alami.


Melalui kegiatan pengabdian ini, hasil penelitian ilmiah perguruan tinggi telah ditransformasikan menjadi nilai tambah pariwisata. Kawasan Wisata Alam Angseri kini berkembang tidak hanya sebagai tempat rekreasi alam, melainkan juga sebagai laboratorium alam yang mendukung wellness tourism berkelanjutan berbasis data ilmiah