Closing FMIPA Mengabdi 2026, Tutup Rangkaian Pengabdian dengan Semangat Dedikasi dan Kolaborasi
Klungkung, 27 Juli 2026 – Rangkaian kegiatan FMIPA Mengabdi (MIPENG) 2026 resmi ditutup pada Senin, 27 Juli 2026, bertempat di Wantilan Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini menjadi penutup program penguatan kapasitas organisasi kemahasiswaan unggulan BEM FMIPA Universitas Udayana yang diinisiasi oleh Bidang Sosial dan Pengabdian.
Mengusung tema “Lentera Dedikasi: Membangun Karakter Anak Negeri, Mengakselerasi Ekonomi Kreatif, dan Merajut Aksi Empati”, MIPENG 2026 berlangsung selama satu minggu, mulai 22 hingga 28 Juli 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang berfokus pada pendidikan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, serta aksi sosial.
Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan panitia menuju Desa Nyanglan dan pembukaan pada 22 Juli 2026. Selanjutnya, mahasiswa melaksanakan kunjungan ke panti sebagai bentuk kepedulian sosial, aksi kemasyarakatan, workshop strategi pengembangan UMKM, serta kegiatan mengajar di sekolah yang berlangsung hingga hari keempat.
Wakil Ketua BEM FMIPA, Abdul, menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian berjalan sangat baik. Antusiasme siswa SD Negeri Nyanglan dalam mengikuti kegiatan pembelajaran hingga berpartisipasi dalam berbagai pertunjukan pada acara penutupan menjadi salah satu bukti positif dari pelaksanaan MIPENG 2026. Ia berharap kolaborasi antara FMIPA Universitas Udayana dan Desa Nyanglan dapat terus berlanjut melalui berbagai program pengabdian maupun kerja sama lainnya.
Hal senada disampaikan Ketua DPM FMIPA, Adhelia. Menurutnya, dampak kegiatan secara menyeluruh membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk dapat terlihat. Namun, ia berharap ilmu dan materi yang telah diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat serta hubungan baik antara FMIPA dan Desa Nyanglan dapat terus terjaga dan berkembang di masa mendatang.
Ketua Panitia MIPENG 2026, Intan, turut mengungkapkan rasa bangga atas terlaksananya seluruh program yang telah dipersiapkan selama berbulan-bulan. Mulai dari kegiatan pendidikan, workshop promosi UMKM, hingga aksi sosial dapat berjalan dengan baik dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Menurutnya, keberhasilan pengabdian tidak hanya diukur dari terlaksananya program, tetapi juga dari dampak, kebersamaan, serta hubungan baik yang terbangun antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat.
Kepala Desa Adat Nyanglan, I Nyoman Setemer, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa FMIPA Universitas Udayana. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan motivasi positif bagi siswa sekaligus memperkenalkan Universitas Udayana sejak dini. Ia berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan durasi yang lebih panjang dan program yang semakin beragam.
Sementara itu, salah satu siswi SD Negeri Nyanglan, Mulya, mengungkapkan bahwa kegiatan yang diberikan mahasiswa berlangsung seru dan menyenangkan. Ia menyampaikan terima kasih atas kesabaran, kehangatan, dan dedikasi mahasiswa selama mendampingi proses belajar. Baginya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh akan menjadi kenangan yang berharga.
Penutupan MIPENG 2026 menjadi
momentum untuk meneguhkan bahwa pengabdian bukan sekadar menghadirkan program,
tetapi juga membangun hubungan, kepedulian, dan kolaborasi yang
memberikan makna bagi masyarakat. Semangat “Lentera Dedikasi” diharapkan terus
menyala dan menjadi inspirasi bagi keberlanjutan pengabdian mahasiswa FMIPA
Universitas Udayana di masa mendatang.



UNIVERSITAS UDAYANA