Tugas Akhir

PEMANFAATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH TANAMAN GUMITIR (Tagetes erecta) TERAKTIVASI ASAM FOSFAT (H3PO4) SEBAGAI ADSORBEN ION Pb2+ DAN Cu2+ DALAM LARUTAN

Skripsi

Abstrak

Oleh : Ni Putu Widiyana Kartini

Email : widyanakartini95@gmail.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam / S1 Kimia

Arang aktif adalah salah satu adsorben yang dapat dimanfaatkan untuk menangani masalah pencemaran lingkungan perairan oleh logam berat. Arang aktif dapat dibuat dari berbagai materi biomassa salah satunya dari limbah tanaman gumitir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas adsorpsi dari arang batang tanaman gumitir maupun arang batang tanaman gumitir yang diaktivasi asam fosfat (H3PO4) 15% terhadap ion logam Pb2+ dan Cu2+. Arang yang belum dan sudah diaktivasi dikarakterisasi luas permukaan spesifiknya dengan metode adsorpsi terhadap metilen biru dan keasaman permukaan dengan titrasi asam-basa. Optimasi kondisi penyerapan dilakukan dengan menentukan waktu setimbang, isoterm adsorpsi dan pengaruh pH terhadap kapasitas adsorpsi pada kedua logam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang yang diaktivasi asam fosfat 15% memiliki karakteristik yang lebih baik dari pada arang tanpa aktivasi. Arang dengan aktivasi memiliki luas permukaan dan jumlah situs aktif berturut-turut sebesar 36,4505 m2/g dan 37,1292x1020 molekul/gram, sedangkan arang tanpa aktivasi sebesar 28,2206 m2/g dan 29,9920x1020 molekul/gram. Kondisi optimum untuk proses adsorpsi Pb2+ dan Cu2+ adalah sebagai berikut: waktu kontak 60 menit dan nilai isoterm adsorpsi sebesar 150 mg/L. Dengan kondisi ini, pada pH 3 daya adsorpsi Pb2+sebesar 5,0592 mg/g dan pada pH 4 daya adsorpsi Cu2+ sebesar 5,7867 mg/g. Proses adsorpsi arang batang gumitir teraktivasi H3PO4 dalam penelitian ini tergolong kemisorpsi dengan pola isoterm adsorpsi tipe Langmuir dengan nilai koefisien determinasi Pb2+ sebesar 0,9935 dan Cu2+ sebesar 0,9944.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3