Tugas Akhir

Uji Aktivitas Antiiinflamasi Ekstrak Etanol Batang Tinospora sinensis Secara In Vivo Terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Diinduksi Karagenan

Skripsi

Abstrak

Oleh : Ida Ayu Putu Sri Adnyasari

Email : sriadnyasari@gmail.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam / S1 Kimia

Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas antiinfamasi dari ekstrak etanol batang antawali (Tinospora sinensis) dan mengidentifikasi kandungan kimianya. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan secara in vivo dengan metode induksi karagenan, sedangkan identifikasi kandungan kimia dilakukan dengan GC-MS. Pada penelitian ini menggunakan 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kontrol negatif (P0), kontrol positif (P1) yang diberi natrium diklorofenak 5 mg/kg BB, kelompok ekstrak uji (P2, P3, dan P4) dengan dosis 125 mg/kg BB, 250 mg/kg BB, dan 500 mg/kg BB. Hasil uji aktivitas antiinflamasi menunjukkan bahwa semakin rendah dosis yang diberikan, maka akan menghasilkan persentase hambatan inflamasi yang semakin besar. Pemberian dosis 125 mg/kg BB mampu menghasilkan persentase hambatan tertinggi, diikuti dengan dosis 250 mg/kg BB, serta 500 mg/kg BB yaitu masing-masing sebesar 64,71%; 52,94%; dan 29,41% pada menit ke-360. Secara statistik dengan uji One Way ANOVA menunjukkan nilai p<0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna pada persentase hambatan inflamasi kelompok kontrol negatif (P0) dengan kelompok perlakuan (P1, P2, P3, dan P4). Pada ekstrak etanol batang antawali terdapat 8 senyawa yang teridentifikasi dengan GC-MS berdasarkan database. Senyawa-senyawa tersebut antara lain asam heksadekanoat, asam oktadekanoat, heksazinon, ?-sitosterol, 5,15,24-Trihidroksi Bistetrahidrofuran Asetogenin, asam 7-ketodeoksiholat, Tetrahidroksagamavunon-5, dan Bis-(2-ethylhexyl) heksandioat yang berperan dalam penghambatan inflamasi baik secara bersama-sama maupun individu. Ektrak etanol batang antawali aktif sebagai antiinflamasi dengan ED50 yaitu sebesar 51,521 mg/kg BB.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3