Tugas Akhir

Biodegradasi Zat Warna Remazol Yellow FG dalam Sistem Mikrobial

Skripsi

Abstrak

Oleh : Rosalia Gosal

Email : -

Fakultas / Jurusan : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam / S1 Kimia

Penelitian ini mengenai aplikasi pengolahan limbah yaitu biodegradasi zat warna Remazol Yellow FG dalam sistem mikrobial. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh waktu optimum pertumbuhan mikroorganisme dari sedimen yang diambil dari sungai Serangan, komposisi optimum dalam menurunkan kadar limbah Remazol Yellow FG, laju penurunan kadar Remazol Yellow FG, efektivitas dan sistem mikrobial yang berperan dalam proses biodegradasi. Limbah tekstil yang digunakan adalah limbah tekstil artificial dari zat warna Remazol Yellow FG dengan konsentrasi 49,126 mg/L. Pada tahap pertama, diamati waktu optimum pertumbuhan mikroorganisme ditentukan dengan menentukan nilai VSS ( Volatile Suspended Solid) tertinggi sebagai waktu optimum bakteri mampu mendegradasi Remazol Yellow FG. Selanjutnya, dengan menggunakan waktu optimum, komposisi optimum ditentukan dengan melihat penurunan kadar Remazol Yellow FG. Laju penurunan kadar diamati dari penurunan kadar Remazol Yellow FG dalam proses biodegradasi selama 7 hari. Efektivitas diperoleh dari persentase kadar Remazol Yellow FG yang terkandung pada saat proses pengolahan. Selain itu dilakukan identifikasi mikroorganisme yang berperan dalam proses biodegradasi Remazol Yellow FG. Hasil penelitian menunjukkan waktu optimum pertumbuhan mikroorganisme yang ditambahkan dalam media yang mengandung Remazol Yellow FG yaitu 12 jam dengan perolehan nilai VSS (Volatile Suspended Solid) tertinggi 28000 mg/L. Komposisi optimum dalam menurunkan kadar Remazol Yellow FG yaitu komposisi I yang terdiri dari 900 mL glukosa, 1950 mL limbah Remazol Yellow FG, dan 150 mL bibit yang dapat menurunkan kadar limbah dari 49.126 mg/L menjadi 34,573 mg/L. Penurunan kadar Remazol Yellow FG dengan pengolahan secara anaerob-aerob selama 7 hari mengalami penurunan dari 49,126 mg/L menjadi 3,6039 mg/L dan memiliki efektivitas sebesar 92,66%. Bakteri yang teridentifikasi dan berperan dominan dalam proses biodegradasi yaitu Bacillus sp, Coliform, Pseudomonas sp, dan Staphylococcus sp. Pengamatan jumlah koloni di awal pengolahan sebesar 2,84x102 CFU/mL, di waktu pertengahan pengolahan sebesar 1,24 x102 CFU/mL, dan di akhir pengolahan biodegradasi sebesar 2,08x102 CFU/mL.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3