Tugas Akhir

UJI AKTIVITAS ANTIINFLAMASI FRAKSI N-HEKSAN DAUN CENDANA (Santaum album Linn.) TERHADAP OEDEM TIKUS PUTIH JANTAN GALUR WISTAR YANG DIINDUKSI KARAGENAN

Skripsi

Abstrak

Oleh : Ni Luh Putu Mega Wahyuni

Email : luhputumegaw@gmail.com

Fakultas / Jurusan : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam / S1 Kimia

Cendana (Santalum album L.) umumnya digunakan sebagai obat tradisional untuk mengobati inflamasi (bengkak). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi fraksi n-heksan daun cendana (Santalum album L.) terhadap oedem tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi karagenan dan mengidentifikasi senyawa aktifnya. Ekstraksi 1 kg serbuk daun cendana dengan metode maserasi menggunakan metanol menghasilkan ekstrak pekat metanol sebanyak 60,37 gram. Dua puluh gram ekstrak pekat metanol selanjutnya dipartisi dengan n-heksan dan diperoleh 6,67 gram fraksi n-heksan. Hasil skrining fitokimia menunjukkan fraksi n-heksan daun cendana mengandung senyawa steroid, terpenoid, flavonoid, dan fenolik. Uji aktivitas antiinflamasi dilakukan terhadap 5 kelompok tikus yaitu kelompok kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (Na-diklofenak) dan 3 kelompok perlakuan (dosis fraksi n-heksan 125 mg/kg BB, 250 mg/kg BB, dan 500 mg/kg BB). Hasil uji aktivitas antiinflamasi menunjukkan pada menit ke-360 fraksi n-heksana pada dosis 125 mg/kg BB dan 250 mg/kg BB mampu menghambat udema telapak kaki tikus berturut-turut sebesar 80,39% dan 82,35% lebih tinggi dari kontrol positif yaitu 66,66%. Sedangkan pada dosis yang lebih tinggi 500 mg/kg BB aktivitasnya menurun dan lebih rendah dari kontrol positif yaitu sebesar 44,12%. Hasil analisis secara statistik menunjukkan bahwa pemberian fraksi n-heksan pada dosis 125 mg/kg BB dan dosis 250 mg/kg BB tidak memiliki perbedaan bermakna dengan kelompok kontrol positif, sedangkan pada dosis 500 mg/kg BB memiliki perbedaan bermakna dengan kelompok kontrol positif. Analisis spektra GC-MS menunjukkan bahwa fraksi n-heksan daun cendana mengandung senyawa 2,2,4-trimetil-1,3-pentandiol diisobutirat; metil palmitat; metil linoleat; metil oleat; di(2-etilheksil)ester terephtalat; dan senyawa asaron.

Kata kunci : -

Download : File 1 File 2 File 3